Mereka Belajar diatas Puing Rerutuhan Sekolah
International

Mereka Belajar diatas Puing Rerutuhan Sekolah

0 84

Adara Relief, Ramallah Palestina.-  Anak anak Palestina yang terletak di Desa Abu Nawar, Tepi Barat  terpaksa sekolah diatas puing puing reruntuhan sekolah mereka yang dihancurkan  tentara Israel. Tentara Israel pada Minggu (4/2) menghancurkan dua ruang kelas di sebuah sekolah komunitas Bedouin dan pengungsi di Abu Nuwar, yang terletak di Area C di dekat wilayah pendudukan Yerusalem Timur.

Penduduk setempat berkata bahwa tentara Israel, dibantu dengan helikopter, menghancurkan dua kelas di sekolah milik komunitas Bedouin Abu al-Nawwar, yang lokasinya dikelilingi di semua sisi oleh permukiman Israel Maale Adumim, Kedar, dan New Kedar.

“Penghancuran itu dilakukan dengan alasan mereka tidak memiliki surat izin yang dikeluarkan oleh Israel, yang sangat sulit diperoleh,” kata koordinator OCHA untuk kawasan Palestina Roberto Valent. Pendidikan 26 anak-anak yang belajar di sekolah itu dibiayai Uni Eropa dan OCHA mengatakan penghancuran itu dilakukan tanpa izin.

“Abu Nuwar adalah salah satu komunitas rentan di Tepi Barat yang sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. Ini adalah aksi penghancuran atau penyitaan keenam di sekolah Abu Nuwar oleh pihak Israel sejak Februari 2016,” terang Valent. Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mengatakan setidaknya  45 sekolah di Palestina terancam dihancurkan oleh pihak berwenang Israel.

Mereka Belajar diatas Puing Rerutuhan Sekolah1

Sekitar awal tahun 2016, pihak militer Israel membuldozer sekolah yang mulanya dibangun oleh pemerintah Perancis tersebut. Penduduk lokal kemudian membangun kembali sekolah itu meski tidak dilengkapi dengan listrik, laboratorium, komputer, atau lapangan. Sebelum sekolah itu dibangun pada 2014, anak-anak suku Bedouin harus berjalan menyeberangi jalan raya untuk bersekolah di kota al-Azariya, 3,2 kilometer dari Yerusalem Timur.

Selama bertahun-tahun, pemerintah Israel telah berusaha membubarkan komunitas Abu al-Nawwar  yang terdiri dari 700 orang yang rata-rata bekerja sebagai penggembala ternak  untuk membuat proyek permukiman E1 besar-besaran di Yerusalem Timur.. Tidak ada komentar resmi dari tentara Israel soal penghancuran itu.

Sumber :
Anadolu Agency
Liputan6.com
Islampos.com

About the author / 

Adara Relief International

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Head Office:

Gedung Orange
Jl. Loka Indah 1, Mampang - Jakarta Selatan
0812 1347 6745 (Ibu Nurul)

Close