Konsultasi

Tanya Jawab Seputar Ibadah

1 21302

Tanya Jawab Seputar Ibadah
Oleh: ustadzah Eva Al Alawy

1. Apakah harus tidur dulu kalau ingin solat tahajud?
2. Apakah harus memakai doa dan tata cara doa khusus untuk solat hajat dan tahajud? Atau bisa cuma pakai niat aja sebelum solat?
3. Ridho allah adalah ridho orang tua, jika kita minta bantuan orang tua kita untuk berdoa kepada Allah apakah akan cepat terkabul?

Makasih ya.

Jawaban:
1. Untuk tahajjud tidak ada syarat harus tidur terlebih dahulu. Tapi afdhol nya tidur dulu lalu baru mengerajakan sholat tahajjud. Karena secara kalau dalam bahasa arab arti tahajjud adalah ترك النوم meninggalkan tidur, maksudnya ketika sedang tidur harus bangun (meninggal tidur) untuk sholat tahajjud.

2. Untuk berdoa dibolehkan dengan bahasa apapun, tidak diharuskan menggunakan bahasa arab, yang penting adalah ketika berdoa dapat memahami apa yang diucapkan dan dimintanya. Bahkan dianjurkan untuk menangis jika kita meminta. Seperti anak kecil yang menangis minta sesuatu kepada orang tuanya.

Jika mau menggunakan doa khususnya karena ada dalil hadits yang menjelaskan nya maka lebih baik. Karena doa tersebut ma’tsur (ada dasar dalil nya) dan cobalah untuk memahami isi doa tersebut. Karena kita dianjurkan untuk berdoa dengan kata-kata yang singkat, padat dan tegas.

Dari Aisyah -radhiallahu ‘anha- dia berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَحِبُّ الْجَوَامِعَ مِنْ الدُّعَاءِ وَيَدَعُ مَا سِوَى ذَلِكَ
“Rasulullah -shallallahu wa’alaihi wa sallam- menyukai doa-doa yang singkat tapi padat maknanya, dan meninggalkan selain itu.” (HR. Abu Daud no. 1482 dan An-Nawawi berkata dalam Riyadh Ash-Shalihin no. 431)

Menggunakan kalimat-kalimat yang jami’ dalam berdoa, yakni yang lafazhnya ringkas akan tetapi makna yang terkandung di dalamnya sangat dalam lagi sangat luas. Karenanya sudah sepantasnya seseorang itu berdoa dengan doa-doa yang Nabi -alaihishshalatu wassalam- pernah berdoa dengannya, karena beliaulah pemilik al-jawami’ al-kalim (kata-kata yang jami’).

3. Iya betul sekali dalam hadits dikatakan Ridho Allah terletak dalam Ridho org tua dan kemarahan Allah terletak pada kemarahan orang tua.
رواه ابن حبان في صحيحه عن عبد الله بن عمرو قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: رضا الله في رضا الوالد وسخط الله في سخط الوالد.
Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam hadits shohih dari Abd bin ‘amr berkata, bersabda Rasulullah saw : “Ridho Allah terletak diridho orang tua dan kemarahan Allah terletak pada kemarahan orang tua”.

Jika sebuah doa ingin cepat terkabul maka boleh kita meminta bantuan orang tua untuk mendoakannya. Sebagaimana ketika kita mendoakan orang lain dengan kebaikan maka secara tidak langsung kita telah didoakn oleh malaikat dengan doa yang sama. Dan doa malaikat insya Allah lebih cepat untuk dikabulkan hal ini sering disebut dengan doa bizhohrilghaib (mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya).

About the author / 

Adara Relief International

1 Comment

  1. Saiful rizal May 31, 2017 at 1:13 pm -  Reply

    Saya ada pertanyaan lebih baik mana antara ahli ibadah tapi kelakuan nya buruk dgn org yg kelakuan nya baik tapi tidak beribadah

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Head Office:

Gedung Orange
Jl. Loka Indah 1, Mampang - Jakarta Selatan
0812 1347 6745 (Ibu Nurul)

Close